Selasa, 08 September 2015

Berita Sepak Bola : Dikejar-kejar Chelsea, Momen yang Sangat Sulit untuk John Stones

Berita Sepak Bola : Dikejar-kejar Chelsea, Momen yang Sangat Sulit untuk John Stones

sumber berita Dikejar-kejar Chelsea, Momen yang Sangat Sulit untuk John Stones : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/09/08/134949/3013169/72/dikejar-kejar-chelsea-momen-yang-sangat-sulit-untuk-john-stones
Liverpool - Nama bek Everton, John Stones, sempat jadi buruan utama Chelsea di bursa transfer musim panas lalu. Momen itu dinilai sudah membuat Stones berada dalam situasi sulit dan penuh tekanan.

Stones jadi satu buruan utama Chelsea untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Mulai menua dan kian lambannya John Terry jadi salah satu faktor The Blues mengincar bek baru. Selain itu mereka juga kekurangan pemain di posisi bek tengah karena sebelumnya hanya ada Terry, Gary Cahill, dan Kurt Zouma di posisi ini, tanpa menghitung Branislav Ivanovic yang lebih kerap dimainkan di sisi kanan.

Sejumlah tawaran pun diyakini sudah diajukan Chelsea ke Everton, namun berkali-kali pula ditolak. Pada akhirnya Stones tetap berada di Everton sampai bursa transfer ditutup, sementara Chelsea mendatangkan dua bek tengah baru yakni Papy Djilobodji dan Michael Hector.

Bek kiri sekaligus pemain senior Everton Leighton Baines mengaku menyaksikan Stones mendapatkan tekanan besar sepanjang bursa transfer, dengan berbagai pemberitaan yang berjalan. Apalagi bursa masih terbuka sampai Premier League melakoni pekan keempat, sehingga amat berpotensi menggangu konsentrasi pemain 21 tahun tersebut.

"Manajer sudah membahasnya beberapa kali bahwa jendela transfer tidak seharusnya terbuka (saat kompetisi sudah berjalan) dan saya rasa cukup banyak orang di sepakbola akan setuju dengan itu. Itu cuma jadi sebuah sumber hiburan untuk orang-orang di luar saat ini dan tidak membantu siapapun yang terlibat langsung di permainan," ujar Baines di situs resmi Everton.

"Kita sudah melihatnya langsung pada John dan kami senang klub mengambil posisi mereka dan telah mampu mempertahankannya. Kabar transfernya sudah berjalan tanpa ampun, utamanya untuk John. Melihatnya secara langsung sehari-hari, itu sudah jadi situasi yang sulit untuk dihadapinya. Dia masih muda."

"Itu berlangsung sedemikian lamanya dan dia akan senang sekarang melihatnya berakhir. John tahu bagaimana caranya bermain, dia sudah melakukannya sepanjang hidup. Tapi dia belum pernah menghadapi situasi-situasi seperti ini sebelumnya," imbuh bek 30 tahun ini.

Tekanan makin besar menyelimuti Stones ketika dia dikabarkan meminta untuk ditransfer. Belakangan manajer Everton Roberto Martinez menyebut hal itu merupakan ketidaksengajaan semata, mengingat tekanan pada Stones sudah amat besar.

Baines menyebut bahwa tak pernah semudah itu untuk memutuskan meminta dijual kepada klub apalagi untuk pemain muda.

"Saya rasa terkadang ada kesalahpahaman. Orang-orang berpikir ketika seorang pesepakbola meminta untuk ditransfer, mereka melakukannya, pergi, dan bermain golf atau apapun," sambung Baines.

"Tapi sebenarnya itu merupakan hal yang berat dan sebagai pemain muda, Anda butuh lebih banyak bersandar pada orang lain untuk saran pada masa-masa ini," demikian dia.


Nuhun for visit Dikejar-kejar Chelsea, Momen yang Sangat Sulit untuk John Stones

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar