Kamis, 03 September 2015

Berita Sepak Bola : Kecipratan Dana Transfer Martial, Klub Amatir Ini Dapat Rp 5,8 M

Berita Sepak Bola : Kecipratan Dana Transfer Martial, Klub Amatir Ini Dapat Rp 5,8 M

sumber berita Kecipratan Dana Transfer Martial, Klub Amatir Ini Dapat Rp 5,8 M : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/498e4ef4/sc/12/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C0A40C0A558460C30A0A96580C720Ckecipratan0Edana0Etransfer0Emartial0Eklub0Eamatir0Eini0Edapat0Erp0E580Em/story01.htm
Paris - Kepindahan Anthony Martial dari AS Monaco ke Manchester United ikut menguntungkan CO Les Ulis, sebuah klub amatir di Prancis. Les Ulis kecipratan dana transfer dalam jumlah yang sangat besar bagi mereka.

Nilai transfer Martial kabarnya mencapai 36 juta poundsterling (sekitar Rp 785,6 miliar). Angka tersebut menjadikan penyerang berusia 19 tahun itu sebagai pemain muda termahal sepanjang sejarah.

Tak semua uang hasil penjualan Martial masuk ke kantong Monaco. Ada sebagian kecil yang menjadi hak Les Ulis yang merupakan klub pertama Martial.

Mengikuti aturan FIFA 'Training and Solidarity Mechanism', Les Ulis berhak mendapatkan bagian sebagai balasan atas jasa mereka dalam melatih dan mendidik Martial.

'Training and Solidarity Mechanism' berlaku saat pemain berusia 12-23 tahun. Sementara itu, Martial menimba ilmu di Les Ulis sejak 2001 dan meninggalkan klub tersebut pada 2009 saat usianya baru 14 tahun. Dia selanjutnya bergabung dengan Lyon.

Les Ulis akan menerima kompensasi atas pelatihan Martial selama tiga tahun, yang berjumlah 0,75 persen dari nilai transfer si pemain ke MU. Jika dihitung-hitung, nilai kompensasi itu mencapai 270 ribu poundsterling atau sekitar Rp 5,8 miliar. Bagi Les Ulis, uang sebesar itu ternyata sangat berarti.

"Itu akan menutupi anggaran kami untuk empat atau lima tahun," ujar pelatih Les Ulis, Mamadou Niakate, seperti dikutip Daily Mail.

"Kami selalu kesulitan untuk memenuhi kebutuhan. Uang ini akan membantu kami mengamankan pekerjaan yang ada dan memperbarui peralatan kami. Di sekolah sepakbola, kami memakai seragam tanding dan seragam latihan yang sama selama empat tahun terakhir," kata Niakate.

Les Ulis, klub yang berbasis di barat daya Paris dan berkompetisi di divisi enam Liga Prancis, juga merupakan tempat Thierry Henry dan Patrice Evra memulai kariernya. Mereka sebelumnya juga pernah kecipratan dana transfer saat Evra berganti klub.

"Thierry baru berusia 11 tahun saat dia pergi. Jadi, kami tidak mendapatkan apa-apa karena mekanisme solidaritas tidak berlaku jika si pemain meninggalkan klub sebelum ulang tahun ke-12-nya," jelas Niakate.

"Namun, dia kemudian membuatkan sebuah lapangan artifisial untuk klub," tambahnya.

"Untuk Evra, kami menerima sekitar 38 ribu euro. Namun, ini bukan cuma soal uang. Kepuasan utama kami adalah seseorang dari Les Ulis bisa bergabung dengan klub bergengsi seperti Manchester United," kata Niakate.


Nuhun for visit Kecipratan Dana Transfer Martial, Klub Amatir Ini Dapat Rp 5,8 M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar