Selasa, 15 September 2015

Berita Sepak Bola : Ini Penjelasan Tim Transisi soal Match Fee dan Honor Wasit Piala Kemerdekaan

Berita Sepak Bola : Ini Penjelasan Tim Transisi soal Match Fee dan Honor Wasit Piala Kemerdekaan

sumber berita Ini Penjelasan Tim Transisi soal Match Fee dan Honor Wasit Piala Kemerdekaan : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49dcb5b5/sc/28/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C150C17240A40C30A1960A60C760Cini0Epenjelasan0Etim0Etransisi0Esoal0Ematch0Efee0Edan0Ehonor0Ewasit0Epiala0Ekemerdekaan/story01.htm
Jakarta - Tim Transisi menegaskan akan segera melakukan evaluasi terkait penyelenggaraan Piala Kemerdekaan. Soal tata kelola sepakbola nasional, Tim Transisi menyebut semua butuh proses.

Perhelatan Piala Kemerdekaan, meninggalkan sejumlah masalah. Beberapa klub peserta mengaku belum mendapatkan match fee hingga saat ini. Bahkan diketahui, wasit juga belum menerima honor sejak memimpin pertandingan Piala Kemerdekaan.

Anggota Tim Transisi, Cheppy T Wartono, menegaskan bahwa soal match fee adalah tanggung jawab dari EO (Event Organizer) dalam hal ini PT Cataluna Sportindo. EO beralasan dana dari sponsor memang belum cair.

Terkait wasit, Cheppy menyebut sudah melakukan pembayaran kepada asosiasi wasit untuk diberikan langsung kepada wasit-wasit tersebut.

"Saya memang dapat laporan kalau ada tunggakan match fee. Tapi itu tanggung jawab EO bukan, Tim Transisi. EO bilang, dana dari sponsor belum cair. Ya, kami bisa apa kalau sudah begitu. Kalau wasit, sudah dibayar ke asosiasi wasit," ujar Cheppy ketika dihubungi, Selasa (15/9).

Menurut Cheppy masalah uang match fee sepenuhnya diatur oleh EO. Dia menyebut dana sponsor memang tidak bisa langsung cair karena membutuhkan proses.

"EO bilang, belum terima dana sponsor karena dananya belum cair. Ada mekanisme yang harus dijalankan, teknisnya juga. Jadi semua bertahap, tidak bisa langsung."

Kejadian ini membuat Tim Transisi disorot, terutama karena tim bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga itu diberi misi memperbaiki tata kelola sepakbola nasional. Tapi Cheppy menegaskan semua ternyata butuh proses.

"Ya, gimana lagi. Ternyata semua butuh proses untuk menuju perbaikan tata kelola sepakbola Indonesia," kata Cheppy mengakhiri.




Nuhun for visit Ini Penjelasan Tim Transisi soal Match Fee dan Honor Wasit Piala Kemerdekaan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar