Sabtu, 12 September 2015

Berita Sepak Bola : Gagal Menang, Chievo Merasa Dirugikan Wasit

Berita Sepak Bola : Gagal Menang, Chievo Merasa Dirugikan Wasit

sumber berita Gagal Menang, Chievo Merasa Dirugikan Wasit : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49cc810a/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C130C0A546120C30A1730A70C710Cgagal0Emenang0Echievo0Emerasa0Edirugikan0Ewasit/story01.htm
Turin - Chievo Verona geram dengan kepemimpinan wasit di laga melawan Juventus. Kubu 'Keledai Terbang' menyebut wasit sudah merampok tiga poin yang seharusnya mereka bawa pulang dari markas 'Si Nyonya Besar'.

Pada laga ketiga Serie A musim ini yang dilangsungkan di Juventus Stadium, Minggu (13/9/2015) dinihari WIB, Chievo mengejutkan dengan unggul duluan di menit kelima lewat Perparim Hetemaj.

Meski setelah gol tersebut, Chievo lebih banyak ditekan oleh Juve namun mereka masih bisa bertahan. Bahkan di pertengahan babak kedua, tepatnya menit ke-61, Chiveo bisa menjebol gawang Gianluigi Buffon lewat Bostjan Cesar.

Namun, gol tersebut dianulir wasit Marco Guida karena Cesar dianggap melanggar Leonardo Bonucci sebelum menceploskan bola ke dalam gawang. Keputusan yang disambut protes keras kubu Chievo.

Puncaknya terjadi di menit ke-83 ketika Cesar yang tengah menghentikan lari Juan Cuadrado di pinggir kotak 16 meter dianggap melanggar winger asal Kolombia itu dan penalti pun diberikan untuk tuan rumah. Paulo Dybala sukses mengonversinya jadi gol penyama kedudukan 1-1 dan bertahan hingga laga usai.

Saat hendak memberikan penalti, ada jeda sekitar beberapa detik sebelum Guida akhirnya memutuskan bahwa Cesar melakukan pelanggaran. Guida terlihat berkomunikasi dengan wasit keempat di samping gawang.

Inilah yang kemudian diprotes lebih keras oleh kubu Chievo dan pelatihnya, Rolando Maran, pun merasa kemenangan timnya seperti dirampok oleh wasit.

"Untuk penalti tadi, Cuadrado sengaja mencari kontak dengan pemain. Itu dan gol Cesar yang dianulir adalah insiden kunci di mana keduanya merugikan kami," ujar Maran seperti dikutip Football Italia.

"Kami bermain dengan semangat yang hebat dan memaksa Gigi Buffon melakukan sejumlah penyelamatan fantastis. Dua insiden itu bisa saja dinilai berbeda," sambungnya.

"Performa kami tetap terjaga dan para pemain tampil hebat di Turin. Tujuh poin dari tiga laga, itu adalah jumlah yang bagus untuk saat ini. Kami puas karena bermain seperti yang diinginkan dan kami pantas mendapatkan seluruh hasil sejauh ini."

Chievo saat ini masih memimpin klasemen Serie A dengan tujuh poin dari tigalnya, sementara Juve di posisi ke-15 dengan satu poin.

"Untuk saat ini kami sedang bekerja keras menemukan cara terbaik untuk menyerang. Kami mengganti sistem berkali-kali saat musim panas lalu dan itu terbukti menghasilkan. Kami hanya perlu meneruskannya saja," tutup Maran.

Nuhun for visit Gagal Menang, Chievo Merasa Dirugikan Wasit

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar