Senin, 14 September 2015

Berita Sepak Bola : BOPI Kecewa dengan Turnamennya Tim Transisi, Akan Lapor Menpora

Berita Sepak Bola : BOPI Kecewa dengan Turnamennya Tim Transisi, Akan Lapor Menpora

sumber berita BOPI Kecewa dengan Turnamennya Tim Transisi, Akan Lapor Menpora : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656101/s/49d50e13/sc/3/l/0Lsport0Bdetik0N0Csepakbola0Cread0C20A150C0A90C140C1855270C30A18610A0C760Cbopi0Ekecewa0Edengan0Eturnamennya0Etim0Etransisi0Eakan0Elapor0Emenpora/story01.htm
Jakarta - Badan Olahraga Profesional (BOPI) mengaku kecewa dengan masalah yang muncul di Piala Kemerdekaan--turnamen yang dibentuk tim transisi. BOPI akan melaporkan hal itu kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

Seperti diketahui, match fee sejumlah klub peserta Piala Kemerdekaan masih ada yang belum dibayarkan lantaran dana dari sponsor belum cair. Tak hanya itu, honor wasit juga mengalami hal yang sama.

[Baca juga: Piala Kemerdekaan Sudah Selesai, Tim Transisi Janji Segera Lunasi Match Fee]

Sekjen BOPI Heru Nugroho mengaku bahwa sejak sebelum babak knock-out PT Cataluna Sportindo, yang menjadi event organizer (EO) untuk Piala Kemerdekaan, sebenarnya akan dievaluasi. Tetapi tim transisi meminta agar evaluasi dilakukan setelah babak final saja. Dalam hal menyangkut teknis dan keuangan, BOPI disebutnya hanya bisa meminta pertanggungjawaban EO bukan tim transisi.

"Yang jelas kami kecewa karena ini kan hajatannya tim transisi yang bilang mau memperbaiki tata kelola sepakbola nasional. Tapi malah ada masalah," ungkap Heru saat dihubungi, Senin (14/9/2015).

"Sebelum babak knock out kami mau manggil EO-nya. Tapi tim transisi katakan jangan dulu, nanti saja kalau sudah selesai. Seminggu setelah Piala Kemerdekaan baru bisa dievaluasi."

"Yang pasti kami akan melaporkan masalah ini kepada Pak Menteri karena menyangkut tim transisi. Mereka kan selalu bilang memperbaiki tata kelola sepakbola, tapi mencontohkan yang tidak baik," bebernya.

Nuhun for visit BOPI Kecewa dengan Turnamennya Tim Transisi, Akan Lapor Menpora

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar